Catatan :
Tampilkan postingan dengan label semua puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label semua puisi. Tampilkan semua postingan

::: UNTUK PARA JOMBLO :::

Boh mamplam kulek talawok lincah..
Campli peu bicah sira ta jampu..
Yang hana cewek meulumpah susah..
Tijoh ie babah oh malam minggu..

Nasib di jomblo cuma jeut pasrah..
Katreb meulumpah hana soe rindu..
Hana soe ato hana soe peugah..
Karna dikubah ka lhee goe pemilu..

Pesan di fb bacuet loen peugah..
Rata wilayah cewek jak rayu..
Dak hana dituri langsong di olah..
Meusidroe han dibalah si adek mulu..

Tapi usaha han toem menyerah..
Meuheut meulumpah peugah I lop piyu..
Rata aneuk dara limboi yu kubah..
Adak dibalah lon pakek hp abu..

Padahai alasan sidara ceudah..
Takot bang basyah teuka cemburu..
Adak kirem pesan hanjeut lupah lupah..
Dijomblo meutuah geulantak laju..

Tapreh oh beungeh di apa basyah..
Meulumpah marah geulakee tinju..
Geupeugah geupreh peuputoh masalah..
Meubek le dikah cewek nyan ka rayu..

Manyang dicong u na umpung tiwah..
Aneuk manteng mirah sibok dimusu..
Watee malam minggu meudo'a bak Allah..
Ujeun beubagah beujitron laju..

Kumpulan Pantun Cinta Romantis Terbaik



Media-Andesdi - Pantun cinta romantis kali ini adalah kompilasi kata kata cinta dan kata romantis yang dibentuk menjadi sebuah pantun yang menghasilkan irama dan makna romantika yang bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengapresiasi arti cinta dalam kehidupan.
pantun cinta romantis
Yuk, simak kumpulan pantun cinta dan pantun romantis berikut ini, semoga bisa menjadi bahan bacaan menarik di waktu istirahat anda.

Kumpulan Pantun Cinta Romantis

Kemanapun kaki melangkah
Aku selalu mengurai doa
Kemanapun cinta merambah
Aku selalu mengurai setia
Sangat nyaman rebahan di kasur
Rebahan sembari baca majalah
Sayang selamat malam dan selamat tidur
Semoga mimpi yang indah
Makan roti minumnya susu
Susunya di campur madu
Walaupun tadi kita udah ketemu
Tapi hatiku masih terasa rindu
jalan pagi-pagi
jangan lupa ngajak santi
walau kita tidak bersama lagi
tapi kau selalu dihati
Meski aku sudah kenyang
Tetap harus minum jamu
Perempuan yang ku sayang
Bolehkah aku bertamu
Malam senin malam rabu
Bedua saling bercinta
Sahabat yang kutunggu
Akhirnya datang juga
Jalan-jalan ke kota Prancis
Banyak rumah berbaris-baris
Biar mati diujung keris
Asal dapat adinda yang manis…
Jalan-jalan ke gunung jati
Sambil makan ikan
Aku cinta kamu sampai mati
Kamu juga kan?

Kumpulan Pantun Lucu, Koleksi Pantun Jenaka Gokil



Media-Andesdi - Pantun lucu adalah kumpulan rangkaian kata kata lucu yang dirangkum kedalam bait-bait pantun yang menghasilkan padanan kata yang bermakna jenaka. Pantun sendiri yang merupakan karya sastra asli indonesia jarang digunakan dalam kehidupan modern saat ini namun sering kita jumpai penggunaannya terutama dalam acara komedi di televisi nasional.

Kumpulan pantun lucu jenaka berikut ini bisa kamu pelajari selain sebagai bahan yang menarik untuk melakukan hal-hal yang seru dan mendatangkan keceriaan bersama teman, juga untuk melestarikan warisan sastra tradisional indonesia. Yuk, silahkan kamu simak saja kompilasi pantun jenaka lucu berikut ini.

Kumpulan Pantun Lucu

Ada orang sedang menembakkan rudal
Ujung rudal dipasang 1000 bom nuklir
Ketika saya sudah sampai di mall
Ternyata di sana sudah banjir
Mengikuti adik membeli mainan
Mengikuti mama membeli bedak
Baru pulang berwisata dari ragunan
Ada yang mengikuti yaitu badak
Hujan-hujan enaknya minum kopi kapal api
Panas-panas enaknya makan roti pakai kismis
Tak tersangka melihat orang memakai topi
Setelah melihat yang memakainya cewe manis
Ke bali bertemu bayu
Sekalian membeli pernak-pernik
Kalau kamu pintar merayu
Rayulah cewe cantik
Jalan-jalan ke pinggir empang
Nemu sendok di pinggir empang
Hati siapa tak bimbang
Saya botak minta dikepang
Ada harta tidak terjaga
Ada peti tidak terkunci
Bahana cinta anak remaja
Sekejap kasih sekejap benci
Beli kain warnanya merah
Dari kediri pakenya batik
Digodain jangan marah
Salah sendiri punya wajah cantik
Pak Dulloh pergi ke Bali
Melihat bule sedang menari
Aduh pantaslah kau bau sekali
Kau belum mandi lima hari
Buat apa panen kelapa
Kalau belum tumbuh tunas
Buat apa membeli vespa
Cicilan kompor saja belum lunas
Jalan-jalan bersama kakak
Ditengah jalan lihat kepompong
Aku tertawa terbahak-bahak
Melihat kucing makan kedongdong
Pok amai-amai
Belalang kupu-kupu
Bertepuk adik pandai
Malam nanti upah susu
Hujan turun rintik-rintik
Duduk berdua di teras rumah
Ingin punya cewek cantik
Syaratnya rumah dan mobil mewah
Burung Kakak Tua
Hinggap di jendela
Nenek sudah tua
Giginya tingal dua
Burung Kakak Tua
Ada anak empat
Nenek sudah tua
Jalan pakai tongkat
Geylang si paku Geylang
Geylang si rama-rama
Pulang marilah pulang
Marilah pulang bersama-sama
Pergi ke Giant membeli papan
Di atas meja ada pensil muntul
Jika kamu ingin pergi ke hutan
Hati-hati dikejar macan tutul
Ada mobil ada tas
Ada manusia ada motor
Ada monyet yang sepatunya lepas
Lama-lama kakinya akan kotor
Melihat nenek memakai gigi palsu
Saya yakin ia mau memakan pepaya
Tak tersangka kau ingin melihat susu
Susu yang berada di dalam kebaya
Anak gadis anak janda
Pergi kepasar membeli kedondong
Ane permisi numpang nanya
Kirimin pantun jenaka buat ane dong
Ada tuyul ketemuan
Ada juga kuntilanak
Kalau kamu takut begituan
Udah aja jadi anak

Kumpulan Puisi Keindahan Alam – Puisi Alam Yang Menginspirasi...!!!


Media-Andesdi - Berikut ini adalah kumpulan puisi keindahan alam yang berisi bait-bait kata terindah yang menggambarkan apresiasi seorang insan akan keindahan ciptaan tuhan yaitu bumi dan alam beserta segala isinya.
Indonesia sendiri memiliki kekayaan alam yang luar biasa kayanya yang membuat kita perlu menyadari untuk selalu menjaga dan melestarikan warisan than di negara kita ini. Silahkan disimak kumpulan puisi keindahan alam berikut ini, semoga menginspirasi anda para pecinta alam.


Keindahan Alam
Saat aku membuka mataku,
ku tak percaya bahwa itu nyata
Aku masih berfikir, bahwa aku masih bermimpi
Tetapi aku sadar bahwa keindahan itu benar-benar ada di depanku
Sungguh indah kepulauan ini
Ribuan pulau-pulau berjajar membentuk gugusan pulau yang indah
Gunung-gunung berbaris dari ujung barat ke ujung timur
Samudra luas membentang dengan air yang biru
dan berisi keindahan di bawahnya
Aku bangga menjadi anak Indonesia
Aku berjanji aku akan menjagamu
Indahnya Alam Negri Ini
Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari yang baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku
Ku pejamkan mataku sejenak
Ku rentangkan tanganku sejenak
Sejuk, Tenang, senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan
Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk ku pendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam
Desiran angin yang berirama di pegunungan
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga
Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi, Kita harus menjaganya
Agar keindahanya takkan pernah Sima.
Puisi dari (Ronny Maharianto)
Sabda Bumi
Belum tampak mendung merenung bumi
Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut
Terpaku ratap menatap Jiwa-jiwa penuh rindu
Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu
Bulan tak ingin membawa tertawa manja
Kala waktu enggan berkawan pada hari
Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri
Terhapus awan gelap melahap habis langit
Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini
Hitam memang menang menyerang terang
Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari
Bersama untaian senandung salam alam pagi.
(Puisi Tanpa Nama)
Alam Di Lembah Semesta
Angin dingin kelam berderik
Kabut putih menghapus mentari
Tegak cahayanya menusuk citra
Pahatan gunung memecah langit
Berselimut awan beralas zambrud
Tinggi dan tajam
Sejak waktu tidak beranjak
Di sanalah snubari berdetak
Sunyi sepi tak beriak
Cermin ilusi di atas danau
Menikung pohon yang melambai warna
Di Selah Kaki-kaki mengejek Karya-karyanya
Di manakah aku berada…?
Di mana jiwa tak mengingat rumah
Di saat hidup serasa sempurna
Sungguh jelita permadani ini
Tebarkan pesona di atas cakrawala
Tak berujung di pandang lamanya
Serasa bertualang di negeri tak bertuan

Permainya Desaku
Padi mulai menguning
Mentari menyambut datangya pagi
Ayam berkokok bersahutan
Petani bersiap hendak kesawah
Padi yang hijau
Siap untuk di panen
Petani bersukaria
Beramai-ramai memotong padi
Gemercik air sungai
Begitu beningnya
Bagaikan zamrud Khatulistiwa
Itulah alam desaku yang permai.
(Puisi Tampa Nama)
Bencana Melandaku
Lewat suara gemuruh di iringi debu bangunan yang runtuh
Tempatku nan asli terlindas habis
Rumah dan harta benda serta nyawa manusia lenyap
Kau Lalap habis aku kehilangan segalanya
Mata dunia Terpengarah menatap heran
Memang kejadian begitu dasyat
Bantuan dan pertolongan mengalir
Hati manusia punya Nurani
Tuhan… Mengapa semua ini terjadi..!
Mungkin kami telah banyak Mengingkari mu
Mungkin kami terlalu bangga dengan salah dan Dosa-dosa
Ya… Tuhan ampunilah kami dalam segala dosa.
(Puisi Tampa Nama)