Catatan :
Tampilkan postingan dengan label ISLAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISLAM. Tampilkan semua postingan

Kasus Ahok Diintervensi, Habib Rizieq: Demi Allah Saya Akan Lawan Habis-habisan


 Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq mengingatkan, jangan sampai ada pihak yang mencoba mengintervensi kasus penistaan agama Gubernur DKI nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Ini negara hukum, siapapun tidak boleh melaggar hukum di republik ini dan dibiarkan. Semua pelanggar hukum harus dihukum sebagai mana mestinya," kata Habib Rizieq di kantor sementara Bareskrim di KKP, Jl Medan Merdeka Timur, Kamis (3/11/2016).

Namun jika hal itu terjadi, tegas Habib Rizieq, pihaknya akan melawan siapapun pihak yang mengintervensi kasus Ahok.
 
 
"Demi Allah saya dan kawan-kawan dari gerakan nasional pengawal fatwa MUI akan melakukan perlawanan habis-habisan kepada siapapun yang coba-coba melakukan intervensi terhadap kasus (Ahok) ini," tegas Habib Rizieq.

Meski begitu, dia mengaku, pihaknya juga akan memberikan dukungan moral kepada Kapolri dan Bareskrim Polri yang kini tengah bekerja keras memproses kasus calon petahana yang diusung PDIP, Golkar, Hanura dan Nasdem pada Pilkada DKI 2017.

Habib Rizieq juga meminta agar penegak hukum jangan ragu mengusut Ahok.

"Saya sampaikan kepada bapak Kapolri, bapak Kabareskrim untuk menegakkan hukum. Tidak perlu takut kepada siapapun yang ingin mengintervensi," katanya.

Diketahui, Rizieq menjalani pemeriksaan di Bareskrim sebagai saksi ahli bidang agama terkait kasus Ahok, terkait pernyataan surah Al-Maidah ayat 51.

Ustaz Arifin Ilham Imbau Massa Demo 4 November Waspadai Penghasut dan Penyusup

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
JAKARTA — Ustaz Arifin Ilham mengimbau massa yang mengikuti aksi unjuk rasa pada Jumat (4/11/2016) besok tidak melakukan tindakan anarkistis.
Ia juga meminta agar massa tidak mudah terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
"Waspadai penghasut yang masuk (saat berlangsungnya demo), jangan sampai kita terpancing," ujar Arifin saat memberi ceramah di Masjid Al Kautsar Polda Metro Jaya, Kamis (3/11/2016).
Arifin menyampaikan, massa harus bisa menahan emosinya saat menyampaikan aspirasi.
Sebab, dikhawatirkan ada penyusup yang masuk di tengah-tengah massa untuk memperkeruh suasana.
Arifin pun meyakini, dalam aksi unjuk rasa besok, massa akan menyampaikan aspirasinya secara damai.
"Jangan sampai kita terpancing provokator sehingga memecah belah keutuhan bangsa kita," ucap Arifin.
Arifin juga meminta masyarakat untuk membantu pihak kepolisian dalam mengamankan aksi tersebut.
Masyarakat diminta melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat adanya provokator di tengah kerumunan massa.
"Jika melihat ada yang berkata kasar direkam video dan dilaporkan. Jika ada yang melakukan aksi anarkistis segera laporkan ke polisi," kata Arifin.
Menurut rencana, demonstrasi pada Jumat besok dimulai dari Masjid Istiqlal dan bergeser ke depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Demonstrasi itu bertujuan untuk menuntut proses hukum terhadap calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap telah menistakan agama.
Aksi demonstrasi tersebut merupakan aksi lanjutan dari aksi yang pernah digelar pada 14 Oktober 2016 lalu.
Pihak kepolisian bersama TNI telah menyiagakan 18.000 personel keamanan untuk mengawal demo pada Jumat mendatang itu.

Barisan Muda Islam Aceh Demo Ahok

Barisan Muda Islam Aceh yang tergabung dari puluhan elemen mahasiswa dan organisasi Islam Aceh lainnyaberdemo di depan Mapolda Aceh 
BANDA ACEH - Setelah dua kelompok massa Islam Aceh melancarkan aksi demo terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beberapa waktu lalu, tadi siang sekitar pukul 13.30 WIB giliran Barisan Muda Islam Aceh yang tergabung dari puluhan elemen mahasiswa dan organisasi Islam Aceh lainnya melancarkan aksi yang sama.
Bila dua kelompok massa sebelumnya itu berdemo di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (3/11/2016) tadi, seratusan demonstran Barisan Muda Islam Aceh itu melancarkan aksinya di pintu gerbang Mapolda Aceh, Banda Aceh.
Salah satu dari pernyataan sikap massa itu mengecam dan mengutuk tindakan Ahok yang telah mengibiri Ke-bhinekaan, mengancam persatuan bangsa, merusak nilai-nilai toleransi dan mengancam kerukunan kehidupan beragama di Indonesia.
"Ahok jelas-jelas telah menistakan Agama Islam yang telah diakui secara konstitusi. Bila tindakan Ahok itu hanya ditangapi dingin dan dinilai hal biasa, maka hal itu akan mengancam persatuan bangsa dan merusak nilai-nilai toleransi serta kerukunan kehidupan beragama yang telah terbangun dengan harmonis di Indonesia. Jadi, kesimpulannya segera tangkap dan adili Ahokpenista agama," kata koordinator aksi, Hasrizal.
Aksi massa Barisan Muda Islam Aceh itu mendapat pengawalan ketat aparat keamanan dari Polda dan Polresta Banda Aceh. Massa kemudian diterima oleh seorang perwira menengah AKBP Ayi Satria sekaligus menerima penyataan sikap dari massa.

Ustaz Arifin Ilham: Insya Allah Saya Ikut Demo 4 November untuk Membela Alquran

Ustadz Arifin Ilham 
JAKARTA - Usai memimpin zikir dan doa bersama di Masjid Al Kautsar Mapolda Metro Jaya, Ustadz Arifin Ilham memastikan dirinya akan turun ke jalan mengikuti demo 4 November 2016.
"Insya Allah nanti saya juga akan turun besok untuk jaga aksi damai," ujar Arifin di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2016).
Saat memimpin doa dan zikir bersama, Arifin menyampaikan harapannya agar demo yang akan diikuti puluhan ribu massa itu berjalan damai.
"Aksi damai ini untuk menjaga Alquran," ucapnya.
Tak lupa, Arifin juga mendoakan personel Polri dan TNI agar tetap terjaga keselamatannya saat melakukan pengawalan demo besok.